Tips Jitu Agar Indukan Kenari Memiliki Anak Pejantan

Tips Jitu Agar Indukan Kenari Memiliki Anak Pejantan | Ocehan Kenari -Cara ini sepintas seperti gambling atau trial and error. Namun berdasar pada pengalaman empiris Dr drh Edi Boedi Santosa MP, juga praktek yang diaplikasikan sepanjang bertahun-tahun oleh seorang breeder kenari di Jogja, perkawinan kenari yang berlangsung dalam rentang saat jam 13. 00 – 18. 00 bakal jadi besar peluang memperoleh anakan/piyik kenari berkelamin jantan.

Sesungguhnya kenari betina sangatlah utama dalam penangkaran, lantaran dialah yang bakal turunkan beberapa besar sifatnya pada anaknya yang berkelamin jantan. Namun, kenyataan kebenaran kadang-kadang belum dapat jalan beriringan dengan kenyataan rutinitas atau kepercayaan orang-orang pengagum dan penangkar kenari tersebut ( baca juga : Cara Memilih Indukan Kenari ).

Kenyataannya, hingga sekarang ini kenari jantan masih tetap memperoleh perhatian lebih, dan dihargai lebih mahal daripada kenari betina. Karenanya, banyak yang lakukan beragam usaha agar pasangan kenari di penangkarannya dapat membuahkan anakan jantan semakin banyak dari pada betina.

Riset empiris pernah dikerjakan ahli burung Indonesia dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Kampus Gadjah Mada, Dr drh Edi Boedi Santosa MP, yang saat ini menjabat pembina Pabpuri, ketua Q’Maxs, dan pengasuh rubrik konsultasi di Tabloid Agrobur.

Berdasar pada penelitiannya, nyatanya pasangan kenari yang dikawinkan dalam rentang saat jam 13. 00 sampai saat maghrib (seputar jam 18. 00) bakal membuahkan anakan jantan semakin banyak dari pada anakan betina.
Tips Jitu Agar Indukan Kenari Memiliki Anak Pejantan

Untuk meraih hasil optimal, pasti induk jantan serta induk betina mesti penuhi prasyarat usia, yakni berumur minimum 8 bln. (betina) serta 1 th. (jantan). Untuk memaksimalkan birahi pasangan induk, sekalian tingkatkan fertilitas serta daya tetas telur yang dierami dengan memberikan suplemen ( baca juga : Cara Kenari Cepat Bertelur )

Agar perkawinan dapat dikerjakan pada rentang saat itu (13. 00 – 18. 00), ke-2 induk janganlah digabung dahulu, namun cukup didekatkan ke-2 sangkarnya. Bila mempunyai kandang penjodohan cukup luas, induk betina dilewatkan bebas di dalamnya. Sedang induk jantan dimasukkan dalam sangkar harian, namun ada didalam kandang penangkaran.

Bila induk jantan telah mulai keluarkan nada ngerol, serta induk betina bakal ngeper mendengar nada jantan, ini bermakna ke-2 induk telah siap untuk dikawinkan. Namun tunggulah dahulu hingga betina mulai memunguti bahan sarang, serta membawanya ke kotak sarang.

Setelah itu tinggal lihat jam. Demikian melalui jam 13. 00, bebaskan induk jantan dari sangkar, hingga bakal mengawini induk betina.
 
Top